Kuliner Bogor (Part 2) oleh Wulan Kanti Fitrani

Hello..

Kali ini saya kembali dengan tulisan seputar Kuliner di Bogor, sebelumnya saya juga sudah menulis di Kompasiana seputar Kuliner Bogor yang sudah mencapai hampir 17ribu viewers yang di post pada pertengahan tahun 2012 dan sempat beberapa kali di repost juga oleh beberapa jurnalis di media (terima kasih ya). Untuk yang belum baca silakan cek link kompasiana saya

Kenapa saya menulis seputar kuliner di Bogor lagi? dan bukan kuliner di wilayah lainnya? Alasannya ialah karena saya gregetan dengan beberapa destinasi kuliner yang bermunculan di Bogor yang menurut saya hanya bermodalkan digital marketing melalui social media yang sebenarnya to be honest rasanya so-so (sorry to say that, but it fact!). Jadi kali ini saya akan menulis beberapa destinasi wisata kuliner yang saya patut rekomendasikan dan belum sempat saya tulis di media lainnya. Check this out!

1. Mie Ayam Bakso Ananda

Lokasinya berada di Jl. Batutulis, Bogor Selatan. Untuk detailnya silakan searching di Google ya pasti ketemu kok. Saya harus bilang mie ayam bakso ananda ini salah satu kuliner yang legend di Bogor karena sudah berdiri lama sebelum era internet hadir dan sampai sekarang tempatnya pun masih ramai didatangi oleh warga Bogor. Begitu pun dengan rasa dan harga yang sangat pas. Murah meriah harga satu porsinya berkisar Rp 10.000 — Rp 15.000. Lokasinya memang persis di pinggir jalan macem street food lah bahasa kerennya. Tapi jangan underestimate dulu ya, pengunjung yang dateng banyak yang bawa mobil kok. So we can say that this place is recommended by any customers right?

2. Lele Bakar Malabar

Coba siapa yang gak tau warga Bogor dengan tempat ini? Keterlaluan kalau yang ga tau hehe. Karena tempat ini sangat terkenal enaknya dengan menu lele bakarnya. Dan selalu ramai didatangi pengunjung, ga pernah sepi bro!! Lokasinya persis ada di Jl. Malabar Bogor (belakang Lippo Plaza Keboen Raya). Kualitasnya dari dulu sampai sekarang ga pernah berubah: selalu enak! Untuk harga sangat terjangkau sekitar Rp 10.000-Rp 20.000. Jadi kalau yang ga suka menu lele bakar, wajib coba ini. Karena saya pun awalnya ga suka lele (you know lah saya orangnya jijikan haha). Tapi setelah mencoba lele yang disajikan enak, saya pun langsung tertarik. Tapi sayangnya tempat ini baru buka sore, sekitar jam 5 sore ke atas. Jadi jangan datang pas siang hari untuk lunch ya hehe.

3. Imah Nini Coffee Shop

Setelah dua tempat di atas merupakan makanan street food, kali ini pindah ke coffee shop yang menurut saya ini adalah salah satu coffee shop terbaik di Bogor. Yup Imah Nini. Lokasinya ada di Jl. Bangbarung Bantarjati Bogor. Sebenarnya ada dua outlet di Bogor (outlet lainnya bisa cek di Google) hehe. Salah satu kenapa saya rekomendasikan tempat ini adalah karena suasana interiornya sangat vintage, berasa ada di rumah nenek jaman dulu.

Kalau rumah nenek jaman now mungkin sudah modern ya haha. Pertama kali saya datang ke tempat ini pas saya masih kuliah di IPB dulu, lumayan sudah lama. Dan sampai sekarang pun masih menjadi tempat ngopi favorit saya kalau saya lagi di Bogor. Ditambah menu baru kopi favorit saya yaitu Es Kopi Kenalan yang buat saya jadi nagih! To be honest, it is the most my favorite coffee so far! Cita rasanya perpaduan antara kopi arabica, susu, dan gula aren dimana persentase komposisi tersebut sangat seimbang. Kopinya masih terasa strong dan gula arennya pun sangat terasa. Untuk harganya Rp 25.000. Itu yang buat saya bingung haha kenapa harganya agak lebih mahal dibandingkan dengan kopi susu di Jakarta which is below Rp 20K only.

4. Kluwih Sunda Authentic

Dan berikutnya saya akan rekomendasikan tempat yang sangat pas untuk keluarga, yaitu Kluwih Sunda Authentic yang lokasinya ada di Jl. Raya Binamarga Bogor. Restoran ini tergolong baru di Bogor, tapi dari sekian banyaknya restoran dan cafe bermunculan di Bogor saya harus bilang bahwa restoran ini salah satu yang layak untuk direkomendasikan. Kenapa demikian? Silakan datang langsung dan rasakan nikmatnya! hehe. Restoran ini menyajikan menu nasi liwet dimana benar-benar disajikan nasi liwet pada umumnya seperti di rumahan yaitu dengan daun pisang. Dan rasanya pun oke banget ditambah tempatnya sangat nyaman untuk berkumpul dengan keluarga. Untuk harga termasuk yang terjangkau (silakan cek Google untuk persisnya).

5. Bubur Ayam & Doclang Devris

Ini salah satu tempat yang terkenal dari dulu akan legendnya sebuah doclang hehe. Masih menjadi tempat favorit warga Bogor yang ingin menikmati menu doclang di malam hari. Lokasinya ada di Jembatan Merah (dekat toko terang), harganya pun masih murah Rp 10.000-Rp 15.000. Jadi untuk yang ingin kuliner di malam hari bisa mampir ke tempat ini. Apalagi untuk warga di luar Bogor yang belum pernah coba menu masakan doclang, harus coba mampir ni karena ini salah satu destinasi kuliner yang masih bertahan hingga saat ini dan masih dinikmati oleh kalangan penikmat kuliner.

Yes, cukup sekian untuk tulisan seputar Kuliner Bogor Part 2 kali ini. Saya tidak bisa menulis terlalu banyak, karena sebenarnya masih banyak destinasi kuliner di Bogor yang masih melegenda, tapi karena keterbatasan waktu dan otak saya untuk mengingat beberapa tempat lainnya jadi cukup lima dulu ya. Selebihnya akan saya lanjutkan di postingan berikutnya dilain kesempatan.

Terima kasih yang sudah berkunjung ke tulisan saya. Salam penikmat kuliner

Wulan Kanti Fitrani. Bogor. 12 Mei 2018

Source

Recommended For You

About the Author: justmeaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *